The Difference: Slytherin & Hufflepuff

Standard

won-sky

The Difference: Slytherin & Hufflepuff

Jeon Wonwoo x Yoon Haneul

with

Lee Jihoon and Kim Mingyu

.

Hogwarts!AU, Friendship, Fluff | 1k of word counts | 15

.

.

.

Jeon Wonwoo bersumpah kalau ia sudah bisa mendengar tawa meledek Kim Mingyu dan Lee Jihoon—terlepas dari fakta bahwa kedua kawannya itu belum membuka mulut.

Mereka bertiga sedang berada di meja panjang milik Slytherin, bermaksud menikmati makan siang yang berupa pai daging dan jus jeruk. Namun, alih-alih bisa merasakan nikmatnya daging giling, Wonwoo malah mencengkeram sendoknya erat-erat. Sebisa mungkin menjaga pandangnya agar tidak berkelana, lantaran ia mulai bisa mendengar bisik-bisik Mingyu dan Jihoon di belakang punggungnya.

“Jadi ia benar-benar…?”

Yeah, berdasar pengamatanku—”

“Berhentilah bergosip,” potong Wonwoo tajam, mendelikkan mata ke arah Jihoon dan Mingyu. “Kalian ini laki-laki, tetapi—”

“Tapi, ini berita penting, kan?” Mingyu menyela, mengangkat-angkat alis dan memasang tampang menyebalkan. “Jeon Wonwoo menyukai seseorang, dan gadis itu adalah anak H-ffft.

Tak ada yang tahu kelanjutan ucapan Mingyu, lantaran Wonwoo baru saja menjulurkan tangan dan menjejalkan secuil pai daging ke mulutnya yang terbuka. Praktis membuat Mingyu sedikit terbatuk-batuk, sementara Jihoon terbahak keras karenanya. Namun, kendati begitu, Wonwoo tahu bahwa percakapan ini belum berakhir.

“Kutunggu di asrama, oke?”

Menyuapkan dua sendok pai dengan terburu-buru, Wonwoo lantas meraih tasnya dan menyambar beberapa potong kentang goreng yang juga tersaji. Memakannya perlahan-lahan seraya berjalan keluar dari Aula Besar, abaikan protes Mingyu dan Jihoon yang terdengar. Tetapi, bukan berarti Jeon Wonwoo lantas tak acuh pada semua hal.

Karena faktanya, manik Wonwoo tetap bergerak ke arah meja Hufflepuff untuk mencari gadis itu.

.

-o-

.

Namanya Yoon Haneul.

Wonwoo mulai menyadari eksistensinya pada kelas Pemeliharaan Satwa Gaib minggu lalu, ketika sang lelaki terjebak dalam masalah yang cukup konyol. Kala itu, mereka sedang mempelajari unicorn. Kuda bertanduk dan berbulu putih, yang keindahannya mampu memesona baik para murid lelaki maupun perempuan. Wonwoo ingat bagaimana dirinya melenggang maju dengan percaya diri, sebelah tangan mengulurkan makanan kepada si unicorn. Sayang, kuda magis itu malah melengos dan berjalan pergi. Praktis membuat Wonwoo merasa sedikit kesal, terlebih karena suara mengejek Jihoon terdengar keras di latar belakang.

Tak mau kalah begitu saja, Wonwoo berusaha mengejar unicorn itu. Menghadangnya, lantas kembali mengulurkan—atau tepatnya memaksa—agar si unicorn mau memakan rerumputan di tangannya. Tapi, alih-alih berhasil, Wonwoo malah hampir mendapat celaka.

Diikuti ringkikan, si unicorn mengangkat kedua kaki depannya. Nyaris saja mendepak Wonwoo, kalau gadis itu—Haneul—tidak lekas-lekas muncul. Berlari mendekat, lantas daratkan satu tepukan di badan sang kuda. Sukses membuat hewan gaib itu kembali tenang, lantaran menurut buku mereka, unicorn memang jauh lebih menyenangi sentuhan seorang wanita.

“Kamu harus memperlakukannya dengan lebih manis,” gumam Haneul, jemari tahu-tahu saja terulur ke arah Wonwoo. Tanpa banyak kata mengambil segenggam rerumputan dari tangan sang lelaki, kemudian mengulurkannya pada si unicorn seraya menarik sudut-sudut bibirnya. Benar saja, tanpa butuh waktu lama, si kuda bertanduk dan berbulu putih keperakan itu sudah menurut. Asyik memakan rumput yang diberikan, seraya Haneul mengelus-elus surainya.

Dan Wonwoo… well, Wonwoo hanya bisa terpana, tentu saja.

Terdiam antara malu dan ingin kabur, namun berujung terpaku saat sang gadis kembali membuka mulut. Dengan ramah mengajaknya mengobrol, bahkan mengajari Wonwoo tentang segala hal yang berhubungan dengan unicorn. Yoon Haneul jelas mengabaikan fakta bahwa Jeon Wonwoo adalah seorang Slytherin, bahwa para anggota asrama berlambang ular itu seringkali mengejek anak-anak asramanya. Karena, bukannya takut, Haneul malah menutup konversasi mereka hari itu dengan senyuman serta ucapan “sampai jumpa minggu depan”.

Maka, jangan salahkan jika Wonwoo menjadi bersikap konyol seperti ini. Yah, konyol menurut Mingyu, Jihoon, dan mungkin sebagian besar anak Slytherin. Harga diri asramanya yang kelewat tinggi itu memang kadang merepotkan. Membatasi ruang gerak, juga membuat Wonwoo jadi tak bisa langsung mengajak Haneul mengobrol saat mereka berpapasan. Oh, atau mungkin, Wonwoo-lah yang sebenarnya sedang berlaku seperti orang dengan harga sok tinggi. Enggan mendekati, lantaran ia malu diejek.

Padahal, tidak ada aturan semacam “dilarang berkencan jika kalian tidak seasrama”, bukan?

Tidak ada kewajiban bagi anak Slytherin untuk memiliki kekasih seorang Slytherin juga, kan?

Ditambah lagi, ini juga bukan zaman di mana—

“Kenapa harus mengantarku sampai sini sih, Seokjin?”

Memotong perdebatan di dalam pikirannya, Wonwoo lekas mendongak kala suara omelan itu terdengar. Sepasang irisnya bertemu dengan sepasang anak manusia: seorang gadis berdasi perak-hijau dan seorang lelaki berlencana Prefek Hufflepuff. Wonwoo tidak kenal dekat dengan mereka, tetapi ia tahu jika kedua orang itu adalah kakak tingkatnya.

“Aku hanya ingin memastikan gadisku sampai di asrama dengan selamat, Lee Yein.”

“Gadismu yang mana?”

“Yang sedang cemberut tapi manis ini.”

Katakanlah Wonwoo tidak mendengar bagian terakhir dari percakapan tersebut. Menundukkan kepala, ia bergegas melangkah melewati si gadis yang kini sedang mendaratkan pukulan ringan di kepala kekasihnya. Abaikan aksi drama kecil-kecilan itu, selagi dirinya buru-buru mencapai pintu depan asrama dan mengucapkan kata sandinya. Lengkap dengan jantung berdentam, terlebih saat ia sadar bahwa kakak tingkatnya—seorang Slytherin—memiliki pacar seorang Prefek Hufflepuff.

Wow.

Jadi, beginikah rasanya mendapat dukungan dalam perjalanan cintamu?

Karena detik itu juga, Jeon Wonwoo bertekad bahwa ejekan Mingyu dan Jihoon tak akan menghalanginya untuk membuka obrolan dengan Haneul lagi.

.

-o-

.

“Yoon Haneul!”

Secepat niat Wonwoo tercipta, secepat itulah ia melaksanakannya. Siang berikutnya, tepat saat ia berpapasan dengan Haneul di lorong depan kelas mantra, Wonwoo langsung saja membuka mulut. Abaikan Jihoon yang seketika melongo lebar, selagi Haneul menyadari keberadaan Wonwoo dan memasang raut bertanya.

“Ya?”

“Eh—”

“Kamu butuh bantuan untuk tugas esai tentang unicorn?” Haneul mencoba menebak, menyodorkan bahan pembicaraan. Sontak membuat Wonwoo mengusap tengkuk karena malu, diikuti dengan gelengan singkat sebagai jawaban.

“Bukan.”

“Lalu?”

“Tugasku memang belum selesai, sih.” Wonwoo mengaku, berusaha mencari topik lain yang tidak berpotensi mempermalukan dirinya. “Tapi, maksudku adalah….”

“Wonwoo mau mengajakmu ke Hogsmeade bersama, saat kunjungan minggu depan.”

Adalah Lee Jihoon yang mengucap kalimat barusan, lengkap dengan cengiran usil sebelum akhirnya berlari pergi. Tinggalkan Wonwoo yang hanya bisa merutuk, selagi Haneul menelengkan kepala. Sang gadis tentu tak menyangka akan mendengar kalimat macam itu, sehingga ia pun memilih untuk diam sampai Wonwoo kembali berbicara.

“Sebenarnya aku hanya ingin menyapa dan berterima kasih.” Wonwoo berdeham, menarik atensi Haneul ke arahnya. “Tidak ada niatan seperti itu, sungguh. Namun, kalau kamu tidak keberatan…?”

Beberapa sekon berlalu dalam hening, sampai akhirnya Haneul mengangguk ringan.

“Boleh saja.”

“Boleh apa?”

“Ke Hogsmeade bersama.” Haneul mengulang, tertawa kecil. “Aku sedikit terkejut, tapi kurasa kamu adalah seorang Slytherin yang baik, Jeon Wonwoo.”

Hanya gumam terima kasih yang bisa Wonwoo lontarkan, sebelum ia memutuskan untuk angkat kaki dan lekas mencari Jihoon. Kawannya itu mungkin memang perlu dihadiahi tonjokan ringan di muka sok-imut-dan-inosennya, tetapi Wonwoo juga berjanji akan mentraktir Jihoon segelas besar butterbeer. Anggap saja buah dari kemurahan hatinya, mengingat Wonwoo yang terkenal bermuka galak dan arogan kini sedang tersenyum-senyum tidak jelas sembari berjalan di koridor. Berlagak jika ia telah memenangkan pertarungan besar, lantas menyatukan dua kubu yang tadinya bermusuhan.

Lagi pula, ketika kamu menyukai seseorang…

.

.

…perbedaan itu menjadi tidak berarti, bukan?

.

fin.

un-betaed, dan harusnya nulis Hogwarts!AU pakai bahasa Inggris tapi stuck karena kebanyakan baca bahan kuliah dan jurnal bahasa Inggris T T

mungkin akan ada lagi versi couple Ravenclaw-Slytherin karena plotnya sudah ada, jadi ditunggu saja XD

see ya!

 

Advertisements

12 thoughts on “The Difference: Slytherin & Hufflepuff

  1. …perbedaan itu menjadi tidak berarti, bukan?
    .
    .
    .
    iya kalo di hogwarts bisa saja begitu, kalau di dunia nyata yaaaaa gimana yaaa :’D
    request seokjin – yein ada cerita lagi donggg xD fav couple so far, but wonwoo did something great (or should I say it was Jihoon haha).

    Like

  2. Hai, Kak Amer! Long time no see ;;-;;
    Entahlah sudah berapa lama aku hiatus dari kegiatan berbau wordpress… yah. Dan fanfiksi Kak Amer ini termasuk dalam deretan fanfiksi yang paling awal kubaca begitu aku balik buka wordpress lagi.

    Entah kenapa aku malah jadi inget adegan Draco Malfoy yang dicakar-cakar Thestral gara-gara dia SKSD tanpa sopan santun sama hewan galak yang satu itu XD
    Uhm, btw ngga pake Thestral aja, Kak? ._. Soalnya menurutku Unicorn terlalu pemalu buat nyerang orang, apalagi orang seganteng Jeon Wonwoo XD
    Oke, abaikan ucapanku di atas .-.

    Oh ya Kak, sama mau kasih masukan dong. Kalo nanti Kak Amer buat another Wonwoo-Haneul’s story, karakternya Haneul lebih ditonjolin llagi. Karena di sini masih dominan ngambil perspektifnya Wonnwoo banget 😀

    Masih nunggu ada ngga kisah cinta antara Gryffindor x Slytherin. It may be classic; but I’m desperate to read another version of Dramione ;;-;; haha

    Like

    • Halo juga sheeen~

      Wkwk kalo pake thestral (eh apa hiprogriff sih itu kan hipogriff yg nyakar malfoy) mah haneul sekalipun ga bisa bantu dong 😦 seingetku unicorn emang lebih jinak sama cewek sih mungkin dia gasuka orang songong kaya wonwoo /dihajar

      Haha namanya juga anak baru debut jadi karakternya belom dikeliatin /krik/ maybe next time ya kalo ada ide lagi XD

      Duh sayangnya aku gapunya couple gryffindor – slytherin nih 😦

      Anyway makasih sheeen~ ♡

      Like

      • Astaga aku lupa, Kak Amer ;; maaf ;;
        Iya, yang nyakar Malfoy itu hipogriff. Kok thestral sih duhh. Thestral kan ngga bisa dilihat sama orang yg belum pernah melihat kematian. Nah kalo gitu ntar anak-anak Hogwarts ngga semuanya bisa liat Thestral dong pas pelajaran Pemeliharaan Satwa Gaib .-.

        Wonwoo songong 😂
        Eh tapi di sini tingkat kesongongan dia jadi Slytherin masih bisa dibilang wajar kayaknya 😂

        Oke kak 😉
        Ehhh~~ btw aku anak Slytherin 🙌 hahaha
        Boleh lah dicomblangin sama anak Gryffindor XD siapa kek gitu XD hahahaha /maunya/

        Iya, Kak Amer sama-sama 🙂
        Aku kangen baca fenfiknya Kak Amer, huhuhu ;;

        Like

  3. Rizuki

    Kalo aku nunggu kisah Ravenclaw sama Hufflepuff, bakal ada juga ngga nih, tsuki-nin?? /krik/ tapitapi kalo mau ada ravenclaw-slytherin…………..kleri mau sama dek jihun mau kok mau ikhlas jugaa wkwk. HAHAHAHAHA /komen oot sekali astaga/

    Aku salah pokus sama yejin doang mereka so romantis huhuhuhu jadi inget kalo kleri pacaran /lah/ XD aduuh wonu kenapa jd bullyable begitu cobaa hahaha kiyowoo :3 udah ah komennya standar gajelas banget pfft. Ditunggu cerita lainnyaaa~ ♡♡♡

    Like

    • Ada nggak yaaa kayanya kok enakan ravenclaw ravenclaw aja ga sihh~ *senggol kakyein* DAN JANGAN SAMA DEK JIHUN JUGA DONG DIA CADANGANNYA MINHA (??)

      Wonu emang bullyable kak habis dia gemes (?) /gemes dari mana

      Makasih kariiis ♡

      Like

  4. Wonwoo emang dari tampang udah Slytherin banget yha wkwk tapi ada apa dengan Lee Jihoon wkwkwk muka kiyowo sipit unyu unyu gitu di Slytherin yawla pen ngekek dia usil banget sih uh /lempar Jihoon pake firebolt/ ㅡ,ㅡ mau Hogwarts!AU versi Mingyu dong Kak Amer-nim 😀 Etapi aku malah sedang membayangkan Slytherin-Slytherin dengan gaya pacaran classy tapi congkak en egois gitu kayanya lucu /ga wkwk Ditunggu Hogwarts!AU lainnyaaaaaaaa {{}}

    Liked by 1 person

    • Jadi ceritanya aku nyari di tumblr dulu wkwk lalu slytherin boys katanya wonwoo mingyu jihoon sama jun, mungkin krn jihoon galak XD

      Mingyu kapan2 ya wkwk, couple 2Slytherin-ku itu yoongi-minha sih ehehe

      Makasih nokaaav~ ♡

      Like

  5. sweetpeach98

    kekeke aku dari kubu slytherin (yang sangat mencintai sosok Draco Malfoy) merasa ini sangat…
    sangat……
    sweet sekaliiiii :’v
    apa daya mereka semua cocok kok biar slytherin emang banyakan orang songong tapi baik hati dan fic ini aduh aku udah berapa kali bilang keren ya ke semua fic nya kak amer dan karena aku pecinta harpot jadi ini kerennya berkuadrat kuadrat! XD

    Like

  6. Hello Amer-eon~~~~ (I can call you with that name right????)
    Well, at first, I thought that this new Hogwarts!AU of yours, going to be another English-fan-fiction like the other Hogwarts!AU-s you’ve made before~ but well, I really enjoyed this story!! moreover, this one has Jeon Wonwoo as the main cast of the story~~~~~~~ yeheeet~~~~~

    Oh, and I’m looking forward for your Ravenclaw-Slytherin couple because Ravenclaw is my Hogwarts house and I really love Slytherin characters so much~~~~ (CC: Min Suga/Jeon Wonwoo) ehehehe

    Like

  7. Vanadium🔥

    Kkiyaaaa
    Wonuuuu slytherin samaaaaaa kek akuuu
    *Tos!*
    Quotes nyaa bagus Kaaaa yg perbedaan2 ituuuu wkwkwk
    Akuu berharapnyaaa lebih bnyakk momen Meanie nya eheheheh
    😉👍

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s