[U-SERIES] #3: MAZE

Standard

U-SERIES3

U-SERIES

a movie-series by tsukiyamarisa

starring [VIXX] Ravi (Kim Wonshik) and a girl duration 4 ficlets genre Romance, Sad, slight!Dark rating 17

based on Primary (ft. Kwon Jina, Rap Monster) – U. All lyrics in this fiction belong to Rap Monster’s rap part.

.

-o-

.

verse 3 of 4: MAZE

.

But I become a fool in your maze

I keep getting lost but my destination is set on you anyway

.

.

.

Terkadang, Wonshik merasa seperti orang yang tengah tersesat.

Ia tersesat, tetapi ia enggan bertanya.

Toh, walau bagaimanapun juga, orang-orang tak akan memberi tahu ke mana Wonshik harus melangkah. Tujuannya adalah gadis itu; orang lain menyuruh mereka untuk saling melupakan. Jadi, pilihannya sudah jelas, bukan? Ia harus mencari jalannya sendiri.

Atau, jangan-jangan, ia memang sudah tak memiliki jalan keluar?

Sesungguhnya, Wonshik bukanlah seorang pesimis. Namun, tiap kali ia teringat bahwa sang gadis mendadak hilang dari sisinya tanpa kabar, ia tak bisa menahan diri untuk berpikir bahwa keoptimisan itu tidak lagi memiliki arti. Dunianya serasa runtuh—atau lebih tepatnya—dinding labirin yang mengelilinginya itulah yang runtuh dan memerangkap ia dalam sesak. Kalau sudah begini, masih bisakah ia menemukan jalan yang akan mengantarkannya pada sang gadis?

Jawaban atas tanya itu datang pada suatu malam.

Tangan Wonshik baru saja memutar kenop pintu depan, membiarkan papan kayu itu berderit terbuka. Lantas, maniknya pun melebar seketika. Pupilnya bergerak-gerak penuh rasa tak percaya, sementara sosok gadis yang berdiri di ambang pintu itu meletakkan jemarinya di atas dada Wonshik dan mendorong lelaki itu masuk.

“Kamu… bagaimana….”

“Kamu tidak senang melihatku lagi?”

 “Bukan begitu…” Wonshik menghela napas, ragu-ragu mengulurkan tangan untuk menggapai gadisnya. “Hanya saja—”

Perkataan Wonshik kembali terpotong kala ia merasakan sepasang lengan kurus itu merengkuh dirinya erat. Seolah hendak menyatukan semua kepingan yang telah berserakan, seakan ingin mengatakan bahwa tak ada lagi rintangan yang menghadang mereka.

“Hei…” Perlahan, Wonshik menarik diri, membiarkan tangannya menangkup wajah cantik itu. Maniknya mengamati dengan penuh selidik, menyerap setiap detail dari penampilan sang kekasih yang telah lama tidak ia lihat. Iris kecokelatannya, senyum yang manis, bahkan hingga gaya berpakaiannya pun masih serupa. Serupa, tapi tak sepenuhnya sama. Karena, satu-satunya perbedaan yang ada terletak pada gaun krem yang membalut tubuh ramping itu. Gaun kesayangan sang gadis yang kini penuh bercak darah.

“Kenapa?” Gadis itu menelengkan kepala, tatapnya menyorot Wonshik penuh tanya. “Bukankah katanya kamu tidak suka merasa tersesat?”

Wonshik mengangguk.

Gadis itu benar. Wonshik memang tidak suka ditinggalkan, tak suka pula terus berjalan tanpa arah. Satu-satunya tujuan Wonshik adalah gadis di hadapannya; dan ketika kini destinasi itu telah tampak di depan mata, ia tak mungkin melepaskannya begitu saja, bukan?

Seraya mengembuskan napas, Wonshik menatap sosok sang gadis lekat-lekat. Bibirnya terasa kelu, tak mampu mengonfirmasi apa maksud dari perkataan gadisnya itu. Adakah korelasi di antara bercak-bercak darah itu dengan dirinya yang berjalan tanpa arah? Apakah ada sesuatu hal yang kiranya belum ia mengerti?

“Jadi…”

“Jadi?”

“Semua darah ini… apa yang…” Wonshik menggeleng-gelengkan kepalanya, berusaha untuk menjernihkan pikiran sebelum bertanya lirih, “Kamu terluka?”

Gadis itu tidak mengiakan, tidak pula membantah. Sebagai gantinya, ia hanya membiarkan sudut-sudut bibirnya terangkat membentuk seringai. Mimik wajahnya terlihat bangga, selagi keceriaan tersemat jelas di dalam nada suaranya yang tengah berkata:

.

.

“Aku sudah membunuh Mark. Dan sekarang, aku datang untuk bersamamu lagi.”

.

.

-o-

.

.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s