[chaptered/prolog] Vengeance

Standard

Vengeance

Main Cast:

  • [CNBlue] Jung Yong Hwa
  • [OCs] Catherine Kim
  • [CNBlue] Lee Jong Hyun

Minor Cast: still unknown

Genre: Family, Romance, Angst, Friendship, AU, Thriller

Rating: PG-16/17

Disclaimer: Storyline, OC, and picture belong to me. The main idea of the story is inspired by manga/anime Black Butler a.k.a Kuroshitsuji. This fanfic is only a fictional story.

Note: Bagi yang tahu anime/manga Kuroshitsuji a.k.a Black Butler, pasti tahu kalau tokoh butler dalam cerita itu (re: Sebastian) is a demon. But in this fictional fic, the butler‘s character isn’t a demon like Sebastian. He is just a kind of human butler after all xD

***

–No one ever comes from hatred – Kuroshitsuji

Ruangan itu tampak gelap, pekat. Di sudut ruangan, seorang gadis sedang duduk meringkuk, menyembunyikan kepalanya –dan barangkali juga tangisannya –di antara kedua lututnya. Tubuhnya bergetar hebat seiring dengan sedu sedan yang masih terus keluar dari bibir mungilnya.

Krieeeet!

Gadis itu sama sekali tidak mendongak ketika mendengar suara pintu yang berderit terbuka. Ia tetap bertahan pada posisinya semula, menolak untuk meregangkan otot-ototnya barang sejenak saja. Derap langkah kaki seseorang menggema di ruang sepi itu. Cepat dan mantap, langkah-langkah kaki itu semakin mendekati sang gadis.

“Nona Catherine, kau tidak apa-apa?”

Gadis itu akhirnya mendongak, membalas tatapan mata seorang laki-laki yang kini berlutut di sampingnya. Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, gadis yang dipanggil Catherine itu beringsut mendekati sang pria, kemudian menyandarkan tubuhnya pada bahu pria di sampingnya. Getaran ketakutan yang dihasilkannya tadi mulai berkurang. Gadis itu tahu, kini ia telah aman.

“Nona?”

“Aku takut… aku takut oppa… mereka… mereka telah membunuh Papa dan Mama. Apa yang harus kulakukan?”

Laki-laki yang dipanggil oppa oleh Catherine tadi mendesah pelan, kemudian dengan lembut memeluk gadis di sampingnya. Ia tahu, gadis di pelukannya ini sedang membutuhkan rasa aman dari bahaya.

“Masih ada saya disini, Nona. Saya…”

“Berjanjilah kau tidak akan pergi kemana pun. Berjanjilah kau akan selalu ada di sisiku.”

“Ya, saya berjanji,” jawab laki-laki itu tegas. Ini memang tugasnya. Melindungi gadis itu adalah tugasnya sebagai butler keluarga ini.

Mereka terdiam, larut dalam keheningan yang mencekam. Keduanya memikirkan hal yang sama, pembunuhan tragis yang baru saja terjadi di dalam rumah ini. Kekejaman yang telah memakan korban –yang tak lain adalah kedua orang tua Catherine.

“Sebaiknya kita keluar dari sini, Nona… siapa tahu penjahat-penjahat itu…”

“Baiklah… Tapi Yong Hwa oppa… ”

Laki-laki itu –Jung Yong Hwa –terdiam sejenak. Detik berikutnya, ia sudah mengangkat tubuh mungil Catherine dan berjalan keluar dari ruangan itu.

“Tutup matamu, kalau kau tidak ingin melihat bekas-bekas kekejaman yang terjadi di sini,” perintah Yong Hwa lembut. Ia tahu bahwa gadis ini terlalu takut untuk keluar dari ruangan tadi karena tidak mau melihat sisa-sisa kekerasan yang telah terjadi pada orangtuanya. Catherine mengangguk pasrah. Gadis itu yakin bahwa Yong Hwa akan melindunginya.

Mereka berjalan menuju pintu depan, melewati ruangan utama dari rumah itu. Sontak, Yong Hwa langsung menahan napasnya saat melintasi ruangan itu. Bau anyir darah menguar di seluruh ruangan. Tampak di atas sofa kulit seharga jutaan won itu, sang kepala keluarga tergeletak tak bernyawa. Laki-laki paruh baya itu meninggal dengan kondisi mengenaskan. Luka-luka dan sayatan di sekujur tubuhnya, serta darah yang berceceran telah membuktikan hal itu.

Tampaknya Catherine pun menyadari ketegangan yang muncul dalam diri Yong Hwa. Gadis itu mengeratkan pegangannya pada Yong Hwa dan bergidik pelan. Matanya terpejam semakin rapat, menolak untuk melihat semua realita yang ada di depannya.

Dengan langkah berderap, Yong Hwa langsung melintasi ruangan itu dalam hitungan detik. Tak lama kemudian, mereka sudah berdiri di halaman rumah yang luas. Keduanya menghirup udara malam dalam-dalam, dengan rakus mengisi paru-paru mereka dan berusaha mengusir bau anyir darah yang sempat menempel di indra penciuman mereka tadi.

“Nona Cathy…”

Oppa, kau tahu siapa yang melakukan ini semua?”

Yong Hwa tersentak kaget, tidak menyangka bahwa perkataan itulah yang akan keluar dari bibir majikannya. Tadi saat di dalam, gadis itu terlihat ketakutan dan begitu pasrah akan nasibnya. Sekarang, gadis itu tampak lebih hidup. Ia masih sama pucatnya seperti tadi, tetapi matanya memancarkan emosi yang lain. Amarah. Dendam.

“Tidak, Nona. Maafkan saya…”

“Yong Hwa oppa, cari tahu siapa yang melakukan ini semua. Aku… akan membalaskan dendam kedua orang tuaku,” perintah Catherine itu mantap.

“Nona, Anda yakin?”

“Ya. Ini perintah. Aku tidak akan membiarkan begitu saja orang-orang yang telah menghancurkan keluargaku.”

Yong Hwa menatap majikannya, tahu bahwa itu adalah perintah untuknya. Perintah itu mutlak, dan ia yakin bahwa perintah itu tidak akan pernah ditarik kembali. Tidak sampai tujuan gadis itu tercapai. Pembalasan dendamnya.

Yong Hwa membungkuk hormat, kedua matanya ikut berkobar dalam semangat yang sama. Jika sang Nona Besar sudah memberi perintah, yang bisa ia lakukan kini hanyalah menurutinya. Yong Hwa hanya akan menjawab perintah itu dengan satu kalimat singkat, sama seperti yang sudah-sudah.

Yes, my Lady.”

***

Advertisements

11 thoughts on “[chaptered/prolog] Vengeance

  1. ‘Yes milady’

    koreksi nya itu ajah sih xDDD

    overall bagusss d^^b tapi tambahin konfilk baru sedikit supaya gak kyk jiplak Kuroshitsuji banget 🙂

    anw, my fav quotes from Black Butler: “What are girls made of? Sugar, spices, and everything nice, they’re made out of this and that”

    masukin itu masukin ituuuuu :))

    Like

    • tya_EunRim

      errr~ namanya juga baru teaser XD
      it’s different anyway~ I just take that ‘revenge’ part xD
      tapi kesananya (?) bakal banyak beda

      after all, yong hwa is just a kind of…. human butler *LOL* not demon butler *digeplak sebby* =))

      Like

      • tya_EunRim

        judulnya aja prolog kan mbaaaak~ bukan first chapter xD
        first chapter is on-going anyway xD still typing it~
        masukin yg mana? 0_o

        Like

    • tya_EunRim

      eiiii~ disini jonghyun belum muncul udah main dikomentarian aja -__-” kasian tuh yong hwa 😛

      iya kak jonghyun yg bunuh2in, jonghyun kan membunuh hatiku (?) #eaaa xDD

      Like

      • kimsungrin

        -_- apa itu membunuh hatimu? hahaha
        iya itu aku curious bangeeeeeeeeeet karena ada suamiku yang keempat xD
        lanjut cepetan

        Like

      • tya_EunRim

        ya membunuh kak~ bikin aku klepek2 nggak bisa berpaling *pingsan di pelukan jonghyun* *narsis kumat* xD
        cepetan? ya deh, ntar aku post chapter 1, ASAP 🙂

        Like

    • tya_EunRim

      nggak harus baca black butler dulu kok~ toh ini ceritanya beda banget ^^
      tapi kalo mau baca juga gak apa sih…
      itu salah satu komik yang aku recommend banget, meskipun sampe sekarang masih nggak tamat2 -__-“

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s